Punden Berundak Bukit Lemo - 1
Punden Berundak Bukit Lemo - 2
Cagar Budaya

Punden Berundak Bukit Lemo

Fasilitas Utama

[object Object]
[object Object]
[object Object]
[object Object]

Tentang Punden Berundak Bukit Lemo

Situs Punden Berundak Bukit Lemo, yang secara resmi dikenal sebagai Situs Kuta Tanggeuhan, merupakan peninggalan prasejarah yang terletak di lereng Gunung Pasir Banen. Penemuan kembali situs ini pada tahun 2017 mengungkap jejak peradaban tua yang diyakini berfungsi sebagai benteng pertahanan sekaligus tempat ritual suci bagi masyarakat masa lampau. Nama "Kuta Tanggeuhan" sendiri secara harfiah berarti benteng atau dinding tempat bersandar, mencerminkan fungsinya sebagai tempat perlindungan dan tumpuan harapan bagi warga pada masanya.

Secara visual, situs ini memiliki keunikan pada struktur batuan andesitnya yang berbentuk lempengan ribuan jumlahnya, yang disusun secara bertingkat atau dimiringkan hingga membentuk dinding pembatas yang kokoh. Berbeda dengan situs megalitikum lainnya, pola susunan batu di Bukit Lemo memberikan kesan arsitektur pertahanan yang sangat kuat namun tetap artistik. Masyarakat sekitar sebelumnya lebih mengenal area ini dengan sebutan "Makam Tujuh Belas" karena susunan batunya yang menyerupai nisan kuno dalam jumlah banyak.

Sebagai Cagar Budaya, situs ini memegang peran penting dalam memahami silsilah peradaban di Jawa Barat, khususnya transisi dari tradisi megalitikum menuju era kerajaan. Selain nilai historisnya, Bukit Lemo menawarkan suasana alam yang masih sangat murni dan asri, jauh dari kebisingan perkotaan. Keberadaannya kini menjadi destinasi minat khusus bagi para peneliti dan wisatawan yang ingin meresapi keheningan sekaligus keagungan sejarah masa lalu Tanah Pasundan.

Berada di kawasan perbukitan yang tersembunyi namun memiliki potensi pemandangan alam yang luar biasa, situs ini memerlukan perjalanan menuju area Cipanas bagian atas. Berikut adalah rincian lokasi dan estimasi jarak perjalanannya:

  • Dari Pusat Kota Cianjur: ±25 km (sekitar 1 jam).

  • Dari Jakarta (via Puncak): ±95 km (sekitar 2,5 - 3,5 jam).

  • Dari Bandung (via Padalarang): ±90 km (sekitar 3 jam).

Menyusuri labirin batu di puncak sunyi, tempat sejarah bersandar pada dinding waktu. Bukit Lemo bukan sekadar tumpukan batu, ia adalah saksi bisu tentang ketangguhan dan spiritualitas leluhur yang tak lekang oleh zaman. Mari menjauh sejenak dari hiruk-pikuk, dan biarkan angin pegunungan membisikkan cerita tentang kejayaan Kuta Tanggeuhan.

#Hayu Ka Cianjur.

Informasi Utama

Alamat

Kampung Cidaweung, Desa Batulawang, Kec. Cipanas

Jam Buka

08:00 - 17:00 WIB

Dikelola Oleh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata